
Saya membantu brand meningkatkan konversi dan profit melalui strategi iklan berorientasi hasil (Meta Ads, TikTok Ads, CPAS & Marketplace). Portofolio mencakup pengelolaan budget iklan +5M/tahun dan menghasilkan penjualan >20M dengan ROI 4–8X.
Siap Menyederhanakan Jalan Anda Menuju Growth?

Framework GMV Max
SOP decision beriklan di GMV Max Shopee dengan aturan baku
Rp 129.000
Rp 99.000

Growth Hack ROAS Shopee Ads
Strategi memahami iklan GMV Max Shopee secara terstruktur
Rp 399.000

CPAS P.E.R.C Funnel
Strategi meningkatkan traffic & scale up omzet 1-3X di shopee.
Rp 699.000
Rp 499.000
🚀 1 on 1 Service

Konsultasi Iklan
Untuk Anda yang butuh second opinion, review funnel, atau diskusi langsung terkait iklan & growth.
Rp 499.000
Rp 349.000

Private Mentoring Shopee Ads
Yang ingin dibimbing secara intens iklan di shopee bukan cuma soal iklan, tapi cara berpikir
Waiting List

Private Mentoring CPAS Shopee
Cocok untuk bussines owner yang ingin scale lebih agresif bukan sekedar ROAS bagus
Waiting List

Jasa Handle Iklan (Shopee, Lazada, Meta CPAS & TikTok)
Untuk Anda yang ingin fokus ke bisnis, dan butuh tim yang paham strategi, bukan sekadar "naikin budget".
Closed
📅 FAQ - Seputar Jasa Handle Iklan
🎥 Tab 1
📅 Tab 2
✨ Tab 3
Cara Saya Bekerja
Saya tidak bekerja dengan pendekatan “optimasi iklan harian”.
Fokus saya adalah membangun sistem pengambilan keputusan iklan agar bisnis bisa:
- Mengetahui kapan iklan layak dilanjutkan
- Kapan aman di-scale
- Dan kapan harus dihentikan meskipun ROAS terlihat bagus
Pendekatan ini saya gunakan untuk menghindari keputusan reaktif dan membantu bisnis menjaga stabilitas performa saat budget mulai besar, terutama di ekosistem Shopee Ads, CPAS, dan multi-channel.
Masalah yang Biasanya Saya Tangani
Biasanya saya bekerja dengan bisnis yang mengalami kondisi berikut:
- Sudah mampu beriklan dengan budget signifikan, namun takut menaikkan spending
- Performa iklan terlihat “jalan”, tapi sulit menilai mana yang benar-benar efektif
- Beriklan di lebih dari satu channel, namun tidak punya acuan keputusan yang konsisten
- Mengalami penurunan ROAS setiap kali mencoba scale
Jika Anda masih berada di tahap belajar dasar iklan, kemungkinan layanan saya belum menjadi kebutuhan utama Anda.
Cocok & Tidak Cocok
Layanan ini cocok untuk Anda jika:
- Sudah memiliki data dan histori iklan yang nyata
- Lebih peduli pada kejelasan keputusan daripada sekadar tips
- Siap menerima evaluasi objektif, termasuk rekomendasi yang tidak selalu nyaman
Layanan ini tidak cocok untuk Anda jika:
- Mencari trik cepat atau janji instan
- Ingin hasil besar tanpa struktur yang disiplin
- Menganggap iklan sebagai eksperimen tanpa konsekuensi bisnis
💬Ini Kata Mereka

User 1
Owner Bisnis Sepatu Wanita
Makasih Pak, ROAS hari ini 10. Hahahaha

User 2
Owner Bisnis Skincare
3 minggu after konsultasi, ROAS naik dari 2 ke 4,xx

User 3
Owner Bisnis Kandang Ayam
Nggak paham iklan, belajar 3 minggu omzet naik drastis sejak menerapkan materi voucher. Omzet per bulan naik dari 200 ke 300 juta per bulan sampai pasang pre order

User 4
Owner Bisnis Accesories
Rupanya kalau mau growth di CPAS harus main funnel prospecting, bukan cuma retargetting.
❓FAQ — Pendekatan Iklan dalam Membangun Bisnis
Berapa rasio biaya marketing yang wajar untuk bisnis?
Tidak ada angka tunggal, tapi ada rentang yang sehat.
Sebagai gambaran umum:
- 5-10% dari omzet → fase konservatif, aman tapi stagnan
- 10–20% dari omzet → fase stabil & terkontrol
- 20–35% dari omzet → fase growth terukur
- >35% dari omzet → fase agresif / ekspansi (risiko tinggi)
Masalah bukan di besar kecilnya angka, tapi apakah bisnis sadar sedang berada di fase mana.
Kapan bisnis boleh “mengorbankan” profit demi growth?
Hanya jika:
- Arus kas masih aman
- Supply dan operasional siap
- Tujuan growth jelas (market share, positioning, atau learning)
Secara praktik:
- Net profit 0–5% masih wajar di fase ekspansi
- Net profit negatif hanya masuk akal jika disengaja dan terukur
Growth tanpa batas waktu biasanya berubah menjadi kebocoran.
Apakah ROAS tinggi selalu berarti bisnis sehat?
Tidak selalu.
Contoh sederhana:
- ROAS 10 dengan spending kecil → aman tapi stagnan
- ROAS 4 dengan spending besar → bisa lebih sehat secara bisnis jika margin dan cashflow terjaga
Saya melihat ROAS sebagai indikator risiko, bukan sekadar indikator keberhasilan.
Bagaimana membedakan iklan untuk growth vs stabilitas?
Secara kasar:
Fase Stabilitas
- Target ROAS lebih tinggi
- Budget naik perlahan
- Fokus konsistensi & margin
Fase Growth
- Target ROAS bisa diturunkan
- Budget dinaikkan bertahap
- Fokus volume & pembelajaran
Kesalahan umum adalah menjalankan iklan growth dengan ekspektasi stabilitas.
Kapan iklan sebaiknya tidak di-scale meskipun performanya bagus?
Jika:
- Cost marketing sudah mendekati batas aman bisnis
- Operasional belum siap menerima lonjakan
- Margin terlalu tipis untuk menyerap fluktuasi
Iklan yang bagus tapi dipaksakan scale bisa merusak struktur bisnis.
Apa metrik yang lebih penting dari sekadar ROAS?
Beberapa metrik yang saya perhatikan:
- Rasio biaya marketing terhadap omzet
- Konsistensi performa saat budget dinaikkan
- Stabilitas hasil, bukan lonjakan sesaat
Angka yang “cukup dan bertahan” sering lebih bernilai daripada angka yang tinggi tapi rapuh.
Jadi apa inti pendekatan Anda?
Saya tidak bertanya:
“Berapa ROAS maksimal yang bisa dicapai?”
Saya bertanya:
“Berapa biaya yang masih masuk akal agar bisnis tetap tumbuh tanpa kehilangan kendali?”
Perbedaannya ada pada cara berpikir bisnis, bukan teknik iklan.


